AGUS BLOG

BLOG PENDIDIKAN, TEMPAT BERBAGI DAN BELAJAR SD,SMP,SMA
(UTS, UAS, UKK, UN, INFO PENDIDIKAN)

Download Soal Latihan UASDA SMP 2021 (Klik Pada Gambar)

Soal Latihan UN Bahasa Inggris SMP 2021 / Soal Latihan UASDA Bahasa Inggris SMP 2021 ~  Selamat datang di Agus Blog. Blog pendidikan tempat ...

Soal Latihan UN Bahasa Inggris SMP 2021 / Soal Latihan UASDA Bahasa Inggris SMP 2021

Soal Latihan UN Bahasa Inggris SMP 2021 / Soal Latihan UASDA Bahasa Inggris SMP 2021 ~ Selamat datang di Agus Blog. Blog pendidikan tempat berbagi dan belajar. 


Ujian Akhir Sekolah Daerah yang sering disingkat (UASDA) merupakan Ujian pengganti UN. Dalam UASDA ada 4 Mapel yang akan diujikan, diantaranya Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, IPA. 
Menurut informasi yang beredar, bahwa UASDA SMP akan segera dilangsungkan pada Bulan April 2021, sehingga adik-adik perlu persiapan yang matang untuk bisa mengerjakan soal-soal UASDA nantinya, dan mendapatkan nilai yang maksimal. Oleh sebab itu Agus Blog akan berbagi link Soal Latihan UASDA SMP 2021:

Soal Latihan UASDA Matematika SMP 2021

Soal Latihan UASDA Bahasa Inggris SMP 2021

Soal Latihan UASDA Bahasa Indonesia SMP 2021

Soal Latihan UASDA IPA SMP 2021

Bagi Adik-adik yang ingin mengunduh Kumpulan Latihan Soal UN Bahasa Inggris SMP 2021 atau Soal UASDA Bahasa Inggris SMP 2021 bisa di klik pada link di bawah ini :

Soal Latihan UN Bahasa Inggris SMP 2021 / Soal Latihan UASDA Bahasa Inggris SMP 2021

Download Juga :

Demikian informasi mengenai "Soal Latihan UN Bahasa Inggris SMP 2021 / Soal Latihan UASDA Bahasa Inggris SMP 2021". Semoga Bermanfaat

Soal Latihan UN Matematika SMP 2021 / Soal Latihan UASDA Matematika SMP 2021

Soal Latihan UN Matematika SMP 2021 / Soal Latihan UASDA Matematika SMP 2021 ~ Selamat datang di Agus Blog. Blog pendidikan tempat berbagi dan belajar. 


Ujian Akhir Sekolah Daerah yang sering disingkat (UASDA) merupakan Ujian pengganti UN. Dalam UASDA ada 4 Mapel yang akan diujikan, diantaranya Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, IPA. 
Menurut informasi yang beredar, bahwa UASDA SMP akan segera dilangsungkan pada Bulan April 2021, sehingga adik-adik perlu persiapan yang matang untuk bisa mengerjakan soal-soal UASDA nantinya, dan mendapatkan nilai yang maksimal. Oleh sebab itu Agus Blog akan berbagi link Soal Latihan UASDA SMP 2021:

Soal Latihan UASDA Matematika SMP 2021

Soal Latihan UASDA Bahasa Inggris SMP 2021

Soal Latihan UASDA Bahasa Indonesia SMP 2021

Soal Latihan UASDA IPA SMP 2021

Bagi Adik-adik yang ingin mengunduh Kumpulan Latihan Soal UN Matematika SMP 2021 atau Soal UASDA Matematika SMP 2021 bisa di klik pada link di bawah ini :

Soal Latihan UN Matematika SMP 2021 / Soal Latihan UASDA Matematika SMP 2021

Download Juga :

Demikian informasi mengenai "Soal Latihan UN Matematika SMP 2021 / Soal Latihan UASDA Matematika SMP 2021". Semoga Bermanfaat

Soal Latihan UN Bahasa Indonesia SMP 2021 / Soal Latihan UASDA Bahasa Indonesia SMP 2021

Soal Latihan UN Bahasa Indonesia SMP 2021 / Soal Latihan UASDA Bahasa Indonesia SMP 2021 ~ Selamat datang di Agus Blog. Blog pendidikan tempat berbagi dan belajar.


Ujian Akhir Sekolah Daerah yang sering disingkat (UASDA) merupakan Ujian pengganti UN. Dalam UASDA ada 4 Mapel yang akan diujikan, diantaranya Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, IPA. 
Menurut informasi yang beredar, bahwa UASDA SMP akan segera dilangsungkan pada Bulan  April 2021, sehingga adik-adik perlu persiapan yang matang untuk bisa mengerjakan soal-soal UASDA nantinya, dan mendapatkan nilai yang maksimal. Oleh sebab itu Agus Blog akan berbagi link Soal Latihan UASDA SMP 2021:

Soal Latihan UASDA Matematika SMP 2021

Soal Latihan UASDA Bahasa Inggris SMP 2021

Soal Latihan UASDA Bahasa Indonesia SMP 2021

Soal Latihan UASDA IPA SMP 2021

Bagi Adik-adik yang ingin mengunduh Kumpulan Latihan Soal UN Bahasa Indonesia SMP 2021 atau Soal UASDA Bahasa Indonesia SMP 2021 bisa di klik pada link di bawah ini :

Soal Latihan UN Bahasa Indonesia SMP 2021 / Soal Latihan UASDA Bahasa Indonesia SMP 2021

Download Juga :

Demikian informasi mengenai "Soal Latihan UN Bahasa Indonesia SMP 2021 / Soal Latihan UASDA Bahasa Indonesia SMP 2021". Semoga Bermanfaat

Soal Latihan UN IPA SMP 2021 / Soal Latihan UASDA IPA SMP 2021

Soal Latihan UN IPA SMP 2021 / Soal Latihan UASDA IPA SMP 2021 ~ Selamat datang di Agus Blog. Blog pendidikan tempat berbagi dan belajar.


Ujian Akhir Sekolah Daerah yang sering disingkat (UASDA) merupakan Ujian pengganti UN. Dalam UASDA ada 4 Mapel yang akan diujikan, diantaranya Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, IPA. 
Menurut informasi yang beredar, bahwa UASDA SMP akan segera dilangsungkan pada Bulan April 2021, sehingga adik-adik perlu persiapan yang matang untuk bisa mengerjakan soal-soal UASDA nantinya, dan mendapatkan nilai yang maksimal. Oleh sebab itu Agus Blog akan berbagi link Soal Latihan UASDA SMP 2021:

Soal Latihan UASDA Matematika SMP 2021

Soal Latihan UASDA Bahasa Inggris SMP 2021

Soal Latihan UASDA Bahasa Indonesia SMP 2021

Soal Latihan UASDA IPA SMP 2021

Bagi Adik-adik yang ingin mengunduh Kumpulan Latihan Soal UN IPA SMP 2021 atau Soal UASDA IPA SMP 2021 bisa di klik pada link di bawah ini :

Soal Latihan UN IPA SMP 2021 / Soal Latihan UASDA IPA SMP 2021

Download Juga :

Demikian informasi mengenai "Soal Latihan UN IPA SMP 2021 / Soal Latihan UASDA IPA SMP 2021". Semoga Bermanfaat

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan Implikasinya pada Pembelajaran

Asesmen Kompetensi Minimum AKM dan Implikasinya pada Pembelajaran ~ Selamat datang di Agus Blog. Blog pendidikan tempat berbagi dan belajar, pada kesempatan kali ini Agus Blog akan kembali membahas mengenai Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) khususnya pada Pembelajaran.

Sebelum itu, bagi bapak/ibu guru yang belum membaca mengenai tanya jawab mengenai AKM bisa mengunjungi link di bawah ini :

Lembar Tanya Jawab Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)


Tentang AKM 

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua murid untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. Terdapat dua kompetensi mendasar yang diukur AKM, yaitu literasi membaca dan literasi matematika (numerasi). Baik pada literasi membaca maupun numerasi, kompetensi yang dinilai mencakup keterampilan berpikir logis-sistematis, keterampilan bernalar menggunakan konsep dan pengetahuan yang telah dipelajari, serta keterampilan memilah serta mengolah informasi. AKM menyajikan masalah-masalah dengan beragam konteks yang diharapkan mampu diselesaikan oleh murid menggunakan kompetensi literasi membaca dan numerasi yang dimilikinya. AKM dimaksudkan untuk mengukur kompetensi secara mendalam, tidak sekedar penguasaan konten. 

Literasi membaca didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia serta untuk dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat. 

Numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia. 

Tujuan AKM

Dalam pembelajaran terdapat tiga komponen penting, yaitu kurikulum (apa yang diharapkan akan dicapai), pembelajaran (bagaimana mencapai) dan asesmen (apa yang sudah dicapai). Asesmen dilakukan untuk mendapatkan informasi mengetahui capaian murid terhadap kompetensi yang diharapkan. Asesmen Kompetensi Minimum dirancang untuk menghasilkan informasi yang memicu perbaikan kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya dapat meningkatkan hasil belajar murid. 

Pelaporan hasil AKM dirancang untuk memberikan informasi mengenai tingkat kompetensi murid. Tingkat kompetensi tersebut dapat dimanfaatkan guru berbagai mata pelajaran untuk menyusun strategi pembelajaran yang efektif dan berkualitas sesuai dengan tingkat capaian murid. Dengan demikian “Teaching at the right level” dapat diterapkan. Pembelajaran yang dirancang dengan memperhatikan tingkat capaian murid akan memudahkan murid menguasai konten atau kompetensi yang diharapkan pada suatu mata pelajaran. 

Komponen Instrumen AKM

Untuk memastikan AKM mengukur kompetensi yang diperlukan dalam kehidupan, juga sesuai dengan pengertian Literasi Membaca dan Numerasi yang telah disampaikan terdahulu, soal AKM diharapkan tidak hanya mengukur topik atau konten tertentu tetapi berbagai konten, berbagai konteks dan pada beberapa tingkat proses kognitif. 

Konten pada Literasi Membaca menunjukkan jenis teks yang digunakan, dalam hal ini dibedakan dalam dua kelompok yaitu teks informasi dan teks fiksi. Pada Numerasi konten dibedakan menjadi empat kelompok, yaitu Bilangan, Pengukuran dan Geometri, Data dan Ketidakpastian, serta Aljabar. 

Tingkat kognitif menunjukkan proses berpikir yang dituntut atau diperlukan untuk dapat menyelesaikan masalah atau soal. Proses kognitif pada Literasi Membaca dan Numerasi dibedakan menjadi tiga level. Pada Literasi Membaca, level tersebut adalah menemukan informasi, interpretasi dan integrasi serta evaluasi dan refleksi. Pada Numerasi, ketiga level tersebut adalah pemahaman, penerapan, dan penalaran. 

Konteks menunjukkan aspek kehidupan atau situasi untuk konten yang digunakan. Konteks pada AKM dibedakan menjadi tiga, yaitu personal, sosial budaya, dan saintifik. 

Berikut selengkapnya :


Kunjungi Juga :

Demikian informasi mengenai "Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan Implikasinya pada Pembelajaran". Semoga bermanfaat


Download Lembar Tanya Jawab Tentang Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) 2021

Selamat datang di Agus Blog. Blog pendidikan tempat berbagi dan belajar. Pada kesempatan kali ini, Agus Blog akan berbagi mengenai serba serbi Asesmen Kompetensi Minimum atau yang sering disingkat AKM.

Baik bapak/ibu guru langsung saja, berikut kumpulan tanya jawab mengenai Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang dibuat oleh KEMDIKBUD untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin muncul dari benak kita. Berikut selengkapnya :


Lembar Tanya Jawab

1. Apa itu Asesmen Nasional? 

Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

2. Mengapa perlu ada Asesmen Nasional? 

Asesmen Nasional perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Asesmen ini dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar murid. Asesmen Nasional menghasilkan informasi untuk memantau (a) perkembangan mutu dari waktu ke waktu, dan (b) kesenjangan antar bagian di dalam sistem pendidikan (misalnya di satuan pendidikan: antara kelompok sosial ekonomi, di satuan wilayah antara sekolah negeri dan swasta, antar daerah, ataupun antar kelompok berdasarkan atribut tertentu). Asesmen Nasional bertujuan untuk menunjukkan apa yang seha rusnya menjadi tujuan utama sekolah, yakni pengembangan kompetensi dan karakter murid. Asesmen Nasional juga memberi gambaran tentang karakteristik esensial sebuah sekolah yang efektif untuk mencapai tujuan utama tersebut. Hal ini diharapkan dapat mendorong sekolah dan Dinas Pendidikan untuk memfokuskan sumber daya pada perbaikan mutu pembelajaran

3. Apakah Asesmen Nasional menentukan kelulusan peserta didik? 

Tidak, Asesmen Nasional tidak menentukan kelulusan. Asesmen Nasional diberikan kepada murid bukan di akhir jenjang satuan pendidikan. Asesmen Nasional juga tidak digunakan untuk menilai peserta didik yang menjadi peserta asesmen. Hasil Asesmen Nasional tidak akan memuat skor atau nilai peserta didik secara individual. Seperti dijelaskan sebelumnya, hasil Asesmen Nasional diharapkan menjadi dasar dilakukannya perbaikan pembelajaran. Dengan demikian, Asesmen Nasional tidak terkait dengan kelulusan peserta didik. Penilaian untuk kelulusan peserta didik merupakan kewenangan pendidik dan satuan pendidikan.

4. Siapa yang menjadi peserta Asesmen Nasional? 

Asesmen Nasional akan diikuti oleh seluruh satuan pendidikan tingkat dasar dan menengah di Indonesia, termasuk satuan pendidikan kesetaraan. Pada tiap satuan pendidikan, asesmen akan dilakukan Di tiap satuan pendidikan, Asesmen Nasional akan diikuti oleh sebagian peserta didik kelas V, VIII, dan XI yang dipilih secara acak oleh Pemerintah. Untuk pendidikan kesetaraan, peserta Asesmen Nasional adalah peserta didik yang pada akhir jenjang, yaitu kelas VI (program Paket A/Ula), kelas IX (Program Paket B/Wustha), kelas XII (program Paket C/ Ulya) yang telah memenuhi syarat. Asesmen Nasional juga akan diikuti oleh guru dan kepala sekolah di setiap satuan pendidikan. Informasi dari peserta didik, guru, dan kepala sekolah diharapkan memberi informasi yang lengkap tentang kualitas proses dan hasil belajar di setiap satuan pendidikan.

5. Mengapa Asesmen Nasional hanya diikuti oleh sebagian murid? 

Hal ini terkait dengan tujuan dan fungsi Asesmen Nasional. Asesmen Nasional tidak digunakan untuk menentukan kelulusan menilai prestasi murid sebagai seorang individu. Evaluasi hasil belajar setiap individu murid menjadi kewenangan pendidik. Pemerintah melalui Asesmen Nasional melakukan evaluasi sistem. Asesmen Nasional merupakan cara untuk memotret dan memetakan mutu sekolah dan sistem pendidikan secara keseluruhan. Karena itu, tidak semua murid perlu menjadi peserta dalam Asesmen Nasional. Yang diperlukan adalah informasi dari sampel yang mewakili populasi murid di setiap sekolah pada jenjang kelas yang menjadi target dari Asesmen Nasional.

6. Mengapa yang menjadi sampel adalah murid kelas V, VIII dan XI? 

Hasil Asesmen Nasional diharapkan menjadi dasar dilakukannya perbaikan pembelajaran. Pemilihan jenjang kelas V, VIII dan XI dimaksudkan agar murid yang menjadi peserta Asesmen Nasional dapat merasakan perbaikan pembelajaran ketika mereka masih berada di sekolah tersebut. Selain itu, Asesmen Nasional juga digunakan untuk memotret dampak dari proses pembelajaran di setiap satuan pendidikan. Murid kelas V,VIII, dan XI telah mengalami proses pembelajaran di sekolahnya, sehingga sekolah dapat dikatakan telah berkontribusi pada hasil belajar yang diukur dalam Asesmen Nasional.

7. Apakah Asesmen Nasional menggantikan UN?

Asesmen Nasional tidak menggantikan peran UN dalam mengevaluasi prestasi atau hasil belajar murid secara individual. Namun Asesmen Nasional menggantikan peran UN sebagai sumber informasi untuk memetakan dan mengevaluasi mutu sistem pendidikan. Sebagai alat untuk mengevaluasi mutu sistem, Asesmen Nasional akan menghasilkan potret yang lebih utuh tentang kualitas hasil belajar serta proses pembelajaran di sekolah. Laporan hasil Asesmen Nasional akan dirancang untuk menjadi “cermin” atau umpan balik yang berguna bagi sekolah dan Dinas Pendidikan dalam proses evaluasi diri dan perencanaan program.

8. Mengapa yang diukur adalah literasi dan numerasi?

Asesmen Nasional mengukur dua macam literasi, yaitu Literasi Membaca dan Literasi Matematika (atau Numerasi). Keduanya dipilih karena merupakan kemampuan atau kompetensi yang mendasar dan diperlukan oleh semua murid, terlepas dari profesi dan cita-citanya di masa depan. Literasi dan numerasi juga merupakan kompetensi yang perlu dikembangkan secara lintas mata pelajaran. Kemampuan membaca yang diukur melalui AKM Literasi sebaiknya dikembangkan tidak hanya melalui pelajaran Bahasa Indonesia, tapi juga pelajaran agama, IPA, IPS, dan pelajaran lainnya. Kemampuan berpikir logis-sistematis yang diukur melalui AKM Numerasi juga sebaiknya dikembangkan melalui berbagai pelajaran. Dengan mengukur literasi dan numerasi, Asesmen Nasional mendorong guru semua mata pelajaran untuk berfokus pada pengembangan kompetensi membaca dan berpikir logis-sistematis.

9. Mengapa Asesmen Nasional juga mengukur karakter murid?

Asesmen Nasional bertujuan tidak hanya memotret hasil belajar kognitif murid namun juga memotret hasil belajar sosial emosional. Asesmen nasional diharapkan dapat memotret sikap, nilai, keyakinan, serta perilaku yang dapat memprediksi tindakan dan kinerja murid di berbagai konteks yang relevan. Hal ini penting untuk menyampaikan pesan bahwa proses belajar-mengajar harus mengembangkan potensi murid secara utuh baik kognitif maupun non kognitif.

10. Bagaimana kaitan antara Asesmen Nasional dengan kurikulum?

Asesmen Nasional mengukur kompetensi mendasar (general capabilities) yang dapat diterapkan secara luas dalam segala situasi. Kompetensi mendasar ini perlu dipelajari oleh semua murid dan sekolah, sehingga dibangun melalui pembelajaran beragam materi kurikulum lintas mata pelajaran. Target asesmen yang sekedar mengukur penguasaan murid akan konten atau materi kurikulum menjadi tidak relevan karena di era informasi saat ini, pengetahuan faktual semakin mudah diperoleh dan diakses oleh hampir setiap orang. Sekedar mengetahui menjadi tidak cukup dan kurang relevan. Asesmen Nasional berfokus mengukur pada kemampuan murid untuk menggunakan dan mengevaluasi pengetahuan yang diperoleh dari beragam materi kurikulum untuk merumuskan serta menyelesaikan masalah. Asesmen Nasional menggeser fokus dari keluasan pengetahuan menuju kedalaman kompetensi dari kurikulum.

11. Apa peran Asesmen Nasional dalam pendidikan jalur non-formal?

Seperti pada pendidikan formal, Asesmen Nasional pada pendidikan jalur non-formal, berfungsi untuk memetakan dan mengevaluasi mutu pendidikan. Namun, selain itu Asesmen Nasional, khsususnya AKM berfungsi sebagai ujian penyetaraan. Seperti telah disampaikan pada halaman 6, peserta Asemen Nasional pada pendidikan kesetaraan adalah peserta didik yang berada pada tahap akhir program belajarnya, yaitu kelas VI, kelas IX, dan kelas XII. Peserta Asesmen Nasional pendidikan jalur non-formal adalah peserta didik yang memenuhi syarat dan mendaftarkan diri untuk ujian kesetaraan. Hasil ujian kesetaraan tersebut sekaligus digunakan sebagai Rapor satuan pendidikan kesetaraan.

Instrumen AKM

Berikut Perbedaan antara Asesmen Nasional (AKM) dengan Ujian Nasional (UN)


Untuk selengkapnya, Bapak/Ibu guru dapat mendownload pada link di bawah ini

Download

Kunjungi juga :

Demikian informasi mengenai "Download Lembar Tanya Jawab Tentang Asesmen Nasional (AKM) 2021". Semoga bermanfaat.

DOWNLOAD SLIDE DISKUSI DENGAN PEMERINTAH DAERAH MENGENAI SELEKSI GURU PPPK TAHUN 2021

DOWNLOAD SLIDE DISKUSI DENGAN  PEMERINTAH DAERAH MENGENAI SELEKSI GURU PPPK TAHUN 2021~ Selamat datang di Agus Blog. Blog pendidikan tempat berbagi dan belajar.

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud) berencana akan mengadakan rekrutmen PPPK di tahun 2021 ini. Berikut SLIDE DISKUSI DENGAN  PEMERINTAH DAERAH MENGENAI SELEKSI GURU PPPK TAHUN 2021 :



Untuk Materi Ujian Tes Seleksi PPPK Guru tahun 2021 terdiri dari :

1). Kompetensi Teknis (sesuai mata pelajaran) jumlah soal 50 butir waktu 60 menit

2) Tes Bakat Skolastik (penalaran) jumlah soal 40 butir waktu 60 menit

3) Tes Manajerial jumlah soal 30 butir waktu 25 menit

4) Tes Sosio-Kultural jumlah soal 20 butir waktu 15 menit

5) Pertanyaan wawancara (dijawab secara tertulis) jumlah soal 10 butir waktu 10 menit.


Rencana Pelaksanaan Seleksi Guru PPPK Pada Tahun 2021

Teknis pengajuan formasi

1. Hal-hal yang perlu dilakukan Pemerintah Daerah untuk mengajukan formasi dan mencapai kuota formasi

• Formasi sudah pernah ditampung dan ditutup tanggal 31 Agustus 2020

• Formasi saat ini dibuka lagi khusus formasi guru PPPK

• Pemerintah daerah perlu memperhatikan 4 dataset: dapodik, formasi yang sudah diajukan sampai bulan Agustus

(tidak perlu diajukan kembali), CPNS yang sudah lulus di tahun 2019 (tidak perlu diajukan kembali), PPPK yang

sudah lulus di tahun 2019 (tidak perlu diajukan kembali)

• Pengajuan formasi tidak perlu lagi dilengkapi dengan kualifikasi pendidikan karena akan diseragamkan oleh

Kemendikbud

2. Kapan eFormasi akan dibuka?

• Rencananya awal Desember, Pemerintah Daerah akan menerima surat resmi pembukaan kembali eFormasi

untuk guru PPPK

3. Bagaimana dengan formasi yang sudah diusulkan?

• Ada usulan yang tidak sesuai misalnya guru Bahasa Inggris untuk SD harus didrop, atau nama sekolah tidak ada

• Tapi pada umumnya yang sudah diajukan jangan diusulkan kembali

4. Apakah usulan PPPK harus melampirkan SPTJM kesanggupan bayar oleh PPK?

• Hanya diperlukan dokumen menyatakan SPTJM kesanggupan membayar gaji dan tunjangan PPPK bersangkutan

• Jika sedang Pilkada, dapat disikapi dengan tanda tangan Sekretaris Daerah atas nama kepala daerah


Cakupan pengajuan formasi

1. Guru agama tetap ditampung pengajuannya di eFormasi tapi hanya pengajuan yang sampai bulan Agustus

2020, tidak dibuka lagi penampungan formasinya

2. Apakah formasi yang dibuka kembali termasuk untuk satuan pendidikan nonformal?

• Hanya TK negeri

3. Apakah BKD juga mengusulkan PPPK untuk sekolah swasta karena pendaftar bisa dari honorer sekolah

swasta? Apakah kebutuhan guru swasta termasuk dalam formulasi kebutuhan guru?

• Tidak

4. Apakah seleksi guru PPPK mengurangi atau meniadakan kuota guru CPNS?

• Tahun 2021, formasi guru CPNS tidak disetujui – maka formasi yang sudah diajukan untuk guru CPNS dapat

diajukan kembali sebagai formasi guru PPPK


Informasi mengenai pendaftaran

1. Pendaftaran untuk menjadi guru PPPK terbuka untuk:

a. Guru honorer THK-2 sesuai database THK-2 di Badan Kepegawaian Negara.

b. Guru honorer yang terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan per 30 Juni 2020 (tidak harus memiliki NUPTK).

c. Lulusan Pendidikan Profesi Guru yang saat ini tidak mengajar sebagai guru.

2. Bagi guru yang saat ini mengajar di sekolah negeri:

a. Jika tersedia formasi di sekolah tempat ybs. mengajar, akan otomatis didaftarkan di sekolah tersebut.

b. Jika mengajar di dua sekolah atau lebih, akan didaftarkan di sekolah induk.

c. Jika tidak tersedia formasi di sekolah tempat ybs. mengajar, ybs. dapat mendaftar di sekolah lain.

3. Bagi guru swasta atau lulusan PPG yang saat ini tidak mengajar di sekolah negeri, dapat memilih mendaftar di

sekolah negeri sesuai ketersediaan formasi.

4. Pendaftaran dilakukan melalui Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) Badan Kepegawaian Negara.

5. Setiap peserta mendaftar di awal tahun 2021, dan diberikan kesempatan mengikuti ujian seleksi hingga tiga kali.

Untuk selengkapnya bisa di download pada SLIDE DISKUSI DENGAN  PEMERINTAH DAERAH MENGENAI SELEKSI GURU PPPK TAHUN 2021 di bawah ini :


Demikian informasi mengenai "DOWNLOAD SLIDE DISKUSI DENGAN  PEMERINTAH DAERAH MENGENAI SELEKSI GURU PPPK TAHUN 2021". Semoga bermanfaat

Info Lengkap Jadwal Pendaftaran dan Pelaksanaan Bimtek Materi AKM tahun 2021

Info Lengkap Jadwal Pendaftaran dan Pelaksanaan Bimtek Materi AKM tahun 2021 ~ Selamat datang di Agus Blog. Blog pendidikan tempat berbagi dan belajar. 

JADWAL PENDAFTARAN AKM 2021Bimtek Guru Belajar seri Asesmen Kompetensi Minimum merupakan Program pembelajaran yang dirancang untuk membantu para Guru/Kepala Sekolah/Pengawas SD, SMP, SMA/SMK dan PKBM sederajat dalam memahami tujuan, konsep dan bentuk pelaksanaan Asesmen Nasional, serta dapat menganalisis contoh asesmen literasi membaca dan numerasi pada Asesmen Kompetensi Minimum. Diklat AKM ini juga dapat memenuhi salah satu Sasaran Kinerja Pegawai (SKP).

Bimtek Guru Belajar seri Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) 2021akan diselenggarakan secara resmi oleh Kemendikbud tanpa dipungut biaya dan mendapatkan penghargaan Sertifikat Bimtek 32 JP. Adapun Peserta  yang dapat mengikuti Program Bimtek Guru Belajar seri AKM Guru Belajar Kemendikbud tahun 2021, adalah Semua Guru mulai dari jenjang SD, SMP dan SMA/SMK; Kepala Sekolah  jenjang SD, SMP dan SMA/SMK; Pengawas jengjang SD, SMP dan SMA/SMK; Peserta yang berasal dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sederajat jengjang SD, SMP, SMA/SMK; yang Telah memiliki Akun SIMPKB.

Terus Apa saja yang akan didapatkan peserta program AKM ini ?

  1. Peserta akan mendapatkan Pengalaman belajar yang seru, yaitu pengalaman belajar bersama guru, Kepala sekolah, Pengawas, dan PKBM sederajat
  2. Pemahaman terhadap Asesmen Kompetensi nasional
  3. Sertifikat Bimtek 32 JP serta Piagam Penghargaan

Untuk Jadwal Pendaftaran dan Pelaksanaan Bimtek AKM mulai tanggal 22 Desember 2020 sampai dengan 20 Februari 2021.Berikut Jadwal Lengkapnya :

JADWAL PELAKSANAAN BIMTEK AKM 2021

Adapun link pendaftaran Bimtek Materi AKM Guru Belajar Kemendikbud (DISINI)

Demikian informasi mengenai "Jadwal Pendaftaran dan Pelaksanaan Bimtek Materi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Guru Belajar Kemendikbud Untuk Guru, Kepsek dan Pengawas SD SMP SMA SMK Sederajat Tahun 2021". Semoga bermanfaat

Page Menu

Back To Top